• Youtuber Atta Halilintar baru-baru ini membawa moge dari pabrikan Amerika Serikat, Harley-Davidson Softail. Dia didapati keluarkan kocek sampai Rp 1, 4 milyar untuk membawa motor 'santai' jenis CVO Breakout itu. 

     

    Dengan perasaan senang, Atta langsung membawa mogenya untuk melakukan city tur bersama-sama Raffi Ahmad serta kawan-kawan seperti disaksikan detikOto di YouTube Raffi, Rans Entertainment. Tapi sayang, motor Atta terpaksa sekali tidak bisa berjalan sampai tuntas. 

     

    " Sehabis disaksikan bengkel, ada dikit kurang stabil gas nya. Jadi memang ada yg butuh diperbaiki. Jadi jika kencang ini tdk dapat. Ini baru 110 km/jam, sedang Atta maunya 130 km/jam, " kata salah satunya rider, Basrizal Koto atau biasa akrab dipanggil Basko. 

     

    " Direkomendasikan tak usah diteruskan. Jika diteruskan diresahkan jebol 

    Namun Atta telah disediakan motor. Terserah pengen bawa pula sendiri atau dibonceng, " lanjut pembisnis itu. 

     

    Dikesempatan itu ikut disebutkan, Atta beli salah satunya kasta paling tinggi dari Harley-Davidson jenis Softail lewat cara kontan. Dia baru-baru ini menggarasikannya dua minggu sebelum turing. 

     

    " Atta baru jadi anak motor nih, baru dua minggu nih ya motornya, " kata Raffi. 

     

    Harley-Davidson Softail CVO Breakout dengan bekal mesin memiliki 1. 800cc dengan enam percepatan. Motor dapat membuahkan torsi sampai 150 Nm.


    your comment
  • Piaggio miliki barisan motor spektakuler, diantaranya Vespa GTS i-Get 150 ABS. Motor yg di rilis pada September 2017 ini jadi target lantaran beberapa feature yg diusungnya. 

     

    IDN Times sudah sempat mengecap motor yg di bandrol Rp51 juta (on the road Jakarta) ini kala turing Bali - Bromo yg diselenggarakan PT Piaggio Indonesia pada 17-19 Desember 2018. 

     

    Mengawali start dari Dealer Piaggio di Nusa Dua Bali, IDN Times menggeber Vespa GTS i-Get 150 ABS ini sampai ke Pelabuhan Gilimanuk. 

     

    Perjalanan sejauh kira-kira 230 km. ini melalui beraneka variasi jalan, dimulai dengan tanjakan, jalan aspal mulus, sampai jalan berkerikil. 

     

    Tersebut sejumlah kelebihan yg IDN Times rasakan kala menjajal motor ini : 

     

    1. Rancangan classic yg tidak lekang dikonsumsi waktu 

    Kali pertama memandang Vespa GTS i-Get 150 ABS, kesan-kesan bongsor langsung muncul. Dibanding Vespa bermesin 150cc yang lain, dimensi GTS i-Get 150 ABS memang tambah besar. 

     

    Halaman sah Piaggio mencatat Vespa GTS i-Get 150 ABS miliki 

    lebar 740mm serta panjang 1. 950mm. Banding dengan Vespa Primavera 150 i-Get ABS yg lebar serta panjangnya cuma 680mm serta 1. 852mm. 

     

    Rancangan yg membulat meningkatkan kesan-kesan gambot pada GTS i-Get 150 ABS. Tapi rancangan bundar ini sekaligus mengakibatkan aura classic pada GTS i-Get 150 ABS. 

     

    2. Body plat bikin konstan 

    Walaupun lumayan bongsor, tapi motor ini konsisten gesit dibawa bermanuver. IDN Times rasakan enaknya meliuk-liuk dengan motor ini kala melahap jalanan di daerah Gunung Batur, Bali, yg naik berliku. 

     

    Di jalan lurus, mengendarai motor ini tambah lebih nikmat. Dikarenakan bodynya yg terbuat dari plat besi bikin beratnya lebih tambah berat. Imbasnya, motor konsisten konstan kala digeber di jalan lurus. 

     

    3. Mesin amat peka 

    Keistimewaan mesin i-Get 150 yg disematkan ke GTS ini bukanlah sebatas isapan jempol. Dikarenakan mesin itu bisa menyemburkan tenaga sampai 10, 8kW pada 8. 250rpm dengan torsi maksimal 13, 5Nm pada 6. 750rpm. 

     

    Kala melahap tanjakan di daerah Gunung Batur, IDN Times cuma butuh dikit memuntir gas serta motor lantas langsung ngacir. Serius peka. 

     

    Bahkan juga di tanjakkan yg cukuplah curam lantas motor ini banyak lantas kehabisan 'nafas'. Tenaganya sama rata dari bawah sampai atas. Serius asyik dibawa naik gunung! 

     

    4. Suspensi yg dewasa 

    Seterusnya mari lihat bagian suspensi. Vespa GTS i-Get 150 ABS ini diberi shock breaker belakang dengan 4 tingkat setelan kekerasan. Jadi kamu dapat menyesuaikannya dengan kebutuhanmu. 

     

    Sesaat suspensi depan ditambahkan pegas helikal serta peredam kejut hidrolik tunggal. Akhirnya, Vespa GTS i-Get 150 ABS cukuplah nyaman kala dibawa melesat ke jalan yg tidak rata. 

     

    Suspensi yg tidak keras tetapi ikut tidaklah terlalu empuk ini serius bikin nyaman pengendara. IDN Times bahkan juga tidak rasakan pegal kala datang di Pelabuhan Gilimanuk. 

     

    5. Dual rem ABS bikin makin nyaman 

    Keunggulan lainnya Vespa GTS i-Get 150 ABS ada di skema pengereman yg udah mengambil dual ABS.  Feature ini bekerja mengontrol cakram supaya tidak menutup, hingga motor jadi gampang dikontrol biarpun pengereman dikerjakan lewat cara mendadak. 

     

    Kedatangan feature dual ABS ini bikin IDN Times yakin diri kala membalap kendaraan lainnya. Dikarenakan, apabila setiap saat mesti mengerem lewat cara mendadak, motor akan tidak tergelincir. 

     

    6. Spion besar, dapat memandang lebih luas 

    Point lainnya yg patut dipuji merupakan ukuran spion yg cukuplah lebar, hingga pengendara dapat bebas memandang kondisi di belakang. 

     

    Terkecuali itu bentuk spion yg bundar ikut meningkatkan kental aura classic dari motor ini. 

     

    7. Makin komplit oleh karena ada feature USB Port 

    Seperti motor-motor kekinian, Vespa GTS 150 i-Get ABS ikut udah diberi port USB buat isi lagi telephone genggam. Hingga nggak butuh takut kehabisan baterei ditengah perjalanan. 

     

    Jika kamu senang touring, feature USB port ini sangatlah penting, lho. Dikarenakan, dengan telephone genggam yg tetap on, kamu dapat selalu memonitor kondisi jalan raya lewat Google Maps. Terkecuali itu kamu bisa juga foto-foto di selama perjalanan. 

     

    Paling akhir, sehabis menjajal sendiri Vespa GTS 150 i-Get ABS, harga Rp51 juta motor ini jadi nggak merasa kemahalan. Jika lantas ada catatan, itu cuma pada getaran di stang kala idle. Tapi kala gas mulai dipelintir, getaran itu saat itu juga hilang. 

     

    Memang banyak motor lainnya yg miliki feature lebih melimpah pada harga yg relatif tambah murah, tetapi Vespa GTS 150 i-Get ABS tawarkan suatu hal yg tidak dipunyai pesaing, yaitu kenyamanan serta kebanggaan!


    your comment
  • Chevrolet Blazer sempat mempunyai nama besar di Indonesia, mobil ini pun besar di negara lainnya. Chevrolet saat ini tengah menghidupkan kembali Blazer, namun modelnya tidak segarang dahulu. 

     

    Dikutip leftlanenews, Selasa (29/8/2017) , mode paling baru Chevrolet Blazer udah di-test di jalanan. Namun mobil takkan berubah menjadi kompetitor dari Ford Bronco, mobil bakal dibikin lebih lembut, hingga dapat disimpulkan mode paling baru Chevrolet Blazer bisa menjadi crossover untuk keluarga. 

     

    Menurut sumber dari Chevrolet, mode paling baru Chevrolet Blazer bakal mempunyai 3 baris dengan dimensi yg lebih compact. Tapi baris ke-3 aka bertindak jadi bagasi seperti Nissan Murano serta Ford Edge. 

     

    Tenaga penggerak, Chevrolet Blazer aan menggendong mesin 2. 5 liter empat silinder yg dapat menyemburkan 194 tenaga kuda. Atau pilihan mesin V6 memiliki 3. 6 liter yg dapat menyemburkan 310 tenaga kuda dengan penggerak depan jadi pilihan standard, serta All Wheel Drive untuk mode paling tinggi bisa pula dikasihkan.

     

    Situs Sumber : otonity


    your comment
  • Mobil asal Korea Selatan jadi sisi dari riwayat Indonesia. 

     

    Dua mobil yg sempat disebut yaitu mobil nasional yaitu Timor serta Bimantara berbasiskan mode asal Negeri Ginseng itu. 

     

    Basis mode Timor S515/S516 ialah Kia Sephia, serta Bimantara Cakra ialah Hyundai Accent. 

     

    Sekarang, nampaknya usaha dari mobil asal Korea Selatan di Indonesia tengah hadapi kendala yg cukuplah berat. Selama Semester I-2018, penjualan Kia cuma terdaftar 122 unit serta Hyundai 671 unit. 

     

    Banyaknya yg jauh dibawah pabrikan Jepang. Bahkan juga, Wuling asal China sanggup membuat penjualan sampai 8. 120 unit. 

     

    Komisaris PT Hyundai Motor Indonesia, Jongkie D. Sugiarto, sempat menuturkan kalau daya saing Hyundai terbentur sebab prinsipal di Korsel belum pula ingin berinvestasi besar-besaran seperti pabrikan China yg menancapkan modal sampai US$ 700 juta di Indonesia untuk pabrik memiliki besar. 

     

    Untuk paham bagaimana usaha Hyundai di pasar nasional serta keadaan industri otomotif di Indonesia, CNBC Indonesia wawancarai Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia, Mukiat Sutikno. 

     

    Hyundai telah berada pada Indonesia semenjak beberapa tahun terus, tapi mengapa prinsipal Hyundai di Korsel tidak ingin investasi besar-besaran untuk pabrik, seperti Wuling serta DFSK asal China? 

     

    Waktu ini mereka tengah mendalami harmonisasi tarif. Sebab, ada usaha pemerintah ingin ketujuan ke Euro 4, merubah tarif Pajak Penjualan Barang Elegan (PPnBM) dengan carbon emission tax, serta terdapatnya keharusan B20. 

     

    Ini sebetulnya bagus buat prinsipal seperti Hyundai, sebab [untuk pasar] di Eropa mesin Hyundai telah kian lebih efektif. Di pasar Eropa, mesin dengan emisi karbon tinggi itu dikandangin atau pajaknya hilang ingatan. 

     

    Waktu ini kami miliki pabrik di Pondok Ungu, Bekasi. Yg dibuat di pabrik itu mode H-1. Di-export ikut sebagian besar 97% ke Thailand. Kecuali H-1 semua masih tetap dihadirkan CBU [completely built-up/import utuh] beberapa. Akan tetapi, kita tengah studi satu unit baru untuk CKD [dirakit di negeri]. 

     

    Bos Hyundai Bab Suku Cadang Sisa Tabrakan serta Pabrik BaruFoto : CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto 

     

    Apakah selesai ada kejelasan berkenaan ketentuan baru itu akan ada prinsip Hyundai untuk berinvestasi lebih? 

     

    Jadi, Hyundai tengan mendalami akan tetapi kita ikut selalu berikan up-date info terkini berkaitan peraturan dan seterusnya biar berikan mereka confidence yg lebih baik kembali untuk market Indonesia. 

     

    Menurut saya itu, metode perpajakan mesti dibenahi. Serta kalaupun kita ingin masuk menuju electric vehicle, infrastruktur seperti charging station serta sampah baterei mesti dipikirkan. 

     

    Apakah pertimbangan dari segi usaha dalam tingkatkan kemampuan pabrik? 

     

    Pokoknya, [pabrik itu ada] kecuali untuk pasar domestik kita mesti export. Hyundai sebetulnya tenar dari dahulu sedannya, hanya di Indonesia sedan kan kondisinya demikian, pasar lebih sukai MPV, SUV. 

     

    Baca : mobil sedan timor

     

    Bener-bener telah pembawaan kita ya, pembawaan konsumennya memang lebih kesitu. 

     

    Sedan itu hujan dikit, terendam dikit, mikir juga. Kalaupun MPV, SUV sebab tambah tinggi juga. Concern-nya bisa pula kalaupun sedan perawatannya mahal, plus ikut sebab demand-nya kecil. Pastinya sedan merk apa pun, resale value-nya buruk. 

     

    Barusan Bapak jelaskan Hyundai sendiri masih tetap ada pertimbangan untuk produksi CKD tambah banyak di tempat ini? 

     

    Kita masih tetap ada satu type kembali yg kita tengah studi, kalaupun lewat cara harga CKD-nya dan seterusnya masuk, kita akan pikirkanlah. Tipenya lebih ke SUV, ya kita kembali lihat lah. Sebab kita ada sejumlah SUV. 

     

    Bagaimana dengan aftersales seperti suku cadang? 

     

    Kita tdk ada yg indent. Parts fill rate (kesigapan penuhi keinginan suku cadang dari kastemer) kita 97%, kemungkinan kecil bisa pula 100%. Diatas 92% itu telah begitu bagus. 

     

    Sejauh ini ada sejumlah parts yg kita telah lokalkan, ada sekian banyak yang kita masih tetap import. Tetapi persediaan kita benar-benar siap dengan 97%. 

     

    Yg dapat kita berbagi ke konsumen ialah mereka mesti waspada pada asuransi. 

     

    Mengapa itu Pak? 

     

    Sangat banyak ATPM, bukan cuma Hyundai protes kalau asuransi senantiasa katakan spareparts kembali tidak ada. Asuransi seringkali mencari sisa accident part atau second quality part sebab ia tidak ingin beli yg asli. 

     

    Salah satunya konsumen kami, merk bus miliki armada Hyundai, ia e-mail ke saya 

     

    " Saya sedih kok hampir 2 bulan parts yg dipesan tidak ada " . 

     

    Saya bertanya balik serta saya crosscheck ke sisi spare parts saya, serta nyata-nyatanya ada tetapi tidak sempat ada yg nanya. Saya informasikan ke konsumen saya. Pada akhirnya ia marah-marah ke asuransi. 

     

    Asuransi kan coba mencari yg paling murah. Hingga seharusnya konsumen cek langsung ke bengkel, jangan sampai ke asuransi. Ini butuh edukasi 

     

    Kalaupun untuk prospek ke depan, akankah Hyundai tahan lama di pasar Indonesia? sangat percaya pasarnya berkembang? 

    Semenjak 2013 pasar otomotif kita sendiri dapat disebutkan stagnan. Itupun telah dibantu dengan LCGC yg peran penjualan 23-25%. Dalam kata beda, tiada LCGC dapat drop. Tetapi apa sebab permintaan otomotifnya turun? Tidak ikut, lebih krn keadaan ekonomi global yg kembali buruk sekali. 

     

    Apakah yg didambakan aktor industri otomotif? 

    Kita mengharapkan, once ekonomi telah jauh lebih baik, penetrasi kendaraan Indonesia baru 8, 9% dari populasi. Dari 261 juta masyarakat kita, cuma ada 89 kendaraan per 1. 000 orang. Malaysia kurang lebih 44%, dengan masyarakat cuma 28 juta manusia. Jadi 4 dari 10 orang telah miliki mobil. 

    Thailand kurang lebih telah 23%, dengan 68 juta manusia. China penjualan mobilnya hingga 28 juta per tahun, dengan 24 juta passenger serta 4 juta komersial. AS penjualannya 17-18 juta unit per tahun. 

     

    Bermakna kesempatan Indonesia masih tetap besar untuk penetrasi mobil per individu? 

    Kesempatan kita sebetulnya besar sekali. Serta kita tidak dapat jelaskan penjualan mobil ini membuat macet. Menurut saya, dengan ekonomi lebih baik, dari motor kita pingin berpindah miliki mobil. Jepang penjualannya 4-5 juta unit/tahun. Tidak ada permasalahan. Mereka lebih sukai gunakan subway, tetapi weekend ia sewa mobil dengan keluarganya. Saya pikir public transport serta penjualan kendaraan dapat sama sama lengkapi, ini praktik wajar di negara maju. Kita harap pemerintah, kelak waktu ada LRT dan seterusnya, fasilitas public parking diperbanyak. Sebab waktu telah bagus, penduduk pastinya perlu. Jadi ya ekonomi saja yg masih tetap stagnan.


    your comment
  • Masuk tahun baru 2019 produsen otomotif Honda ikut melaunching beberapa produk motor serta mobil paling baru. 

     

    Dikutip dari basis jual beli mobil serta motor oto.com, ada banyak produk motor Honda paling baru siap di pasarkan. 

     

    Honda Vario 2019 

    Sebutlah saja mode Honda Vario 2019 dengan kemampuan 125 cc serta kemampuan optimal sampai 10.99 bhp 

     

    Sekarang ini ada 34 mode motor Honda yang ada di Indonesia. 

     

    Honda pasarkan 12 Scooter, 7 Moped, 7 Sport, 2 Street, 2 Off Road, 1 Cruiser, 1 Touring, 1 Dual Sport and 1 Super Sport di country. 

     

    Yang paling murah ialah Revo seharga Rp13,85 Million serta termahal Goldwing seharga Rp1,01 Billion. 

     

    Di bawah ini Tribunsumsel.com berikan produk motor honda paling baru tahun 2019 dari mode sampai harga. 

     

    -Honda Beat ----------------------------------> Rp15,5 - Rp16,2 Juta 

     

    -Honda Vario 125 2019 ----------------------------------> Rp19,2 - Rp20 Juta 

     

    -Honda CBR150R ----------------------------------> Rp33,8 - Rp38,7 Juta 

     

    -Honda CBR250RR ----------------------------------> Rp59,9 - Rp70,72 Juta 

     

    -Honda Beat Street ----------------------------------> Rp16,18 Juta 

     

    -Honda CRF150L ----------------------------------> Rp32,05 Juta 

     

    -Honda CB150R Streetfire ----------------------------------> Rp26,75 - Rp27,85 Juta 

     

    -Honda Vario 2019 ----------------------------------> Rp16,92 - Rp17,82 Juta 

     

    -Honda Forza 250 ----------------------------------> Rp76,5 Juta 

     

    -Honda Sonic 150R ----------------------------------> Rp22,25 - Rp22,65 Juta 

     

    -Honda CB150 Verza ----------------------------------> Rp19,3 - Rp19,95 Juta 

     

    -Honda Supra X 125 FI ----------------------------------> Rp17,05 - Rp18,1 Juta 

     

    -Honda Supra GTR ----------------------------------> 150 Rp22,05 - Rp22,3 Juta 

     

    -Honda Revo ----------------------------------> Rp13,85 - Rp15,55 Juta 

     

    -Honda Scoopy 2019 ----------------------------------> Rp18,3 Juta 

     

    -Honda PCX 2019 ----------------------------------> Rp27,8 - Rp30,8 Juta 

     

    -Honda PCX Hybrid ----------------------------------> Rp40,3 Juta 

     

    -Honda Vario 150 2019 ----------------------------------> Rp22,6 Juta 

     

    -Honda Super Cub C125 ----------------------------------> Rp55 Juta 

     

    -Honda Blade 125 FI ----------------------------------> Rp16,68 - Rp17,08 Juta 

     

    -Honda Supra X Helm In ----------------------------------> Rp18,12 - Rp18,18 Juta 

     

    -Honda Beat Pop ----------------------------------> Rp15,05 - Rp15,75 Juta 

     

    -Honda Spacy FI ----------------------------------> Rp14,48 Juta 

     

    -Honda Mega pro FI ----------------------------------> Rp22,08 Juta 

     

    -Honda CB500F ----------------------------------> Rp133,39 - Rp139,39 Juta 

     

    -Honda CB500X ----------------------------------> Rp147,39 Juta 

     

    -Honda CBR500R ----------------------------------> Rp144,39 Juta 

     

    -Honda Goldwing ----------------------------------> Rp1,01 Milyar 

     

    -Honda CB650F ----------------------------------> Rp235,39 Juta 

     

    -Honda CBR1000RR ----------------------------------> Rp599 - Rp699 Juta 

     

    -Honda CRF1000L Africa Twin ----------------------------------> Rp464 - Rp520 Juta 

     

    -Honda CRF250Rally ----------------------------------> Rp64,9 Juta 

     

    -Honda CMX500 Rebel ----------------------------------> Rp147,39 Juta 

     

    -Honda Sh150i ----------------------------------> Rp39,9 Juta 

     


    your comment



    Follow articles RSS
    Follow comments' RSS flux